"Personal statement merupakan esensi yang menyatakan atau menyampaikan pencapaian berkaitan dengan hasil kinerja "bersuara" (statmen) diluar nilai nilai keterbukaan untuk meyakinkan informasi keberhasilan pada masyarakat.
Mengungkapkan ketidaktahuan tentang fakta yang sebenarnya, Ini mencakup pernyataan tentang kinerja yang diklaim sepihak. Padahal, apa yang disampaikan jauh dari kenyataan,hal yang disampaikan memang bertujuan baik,namun hal itu sangat memalukan.
Esensinya adalah, hakikat dari pokok persoalan yang paling mendasar yaitu kualitas intrisik, hal tersebut bisa membuat kehilangan identitas yang sebenarnya.
"Masalah apapun yang ingin dipecahkan untuk kepentingan masyarakat, apa saja yang harus dilayani, tetapi mansyarakat kecil merasa diabaikan dengan alasan kesibukan. Manusia yang baik itu, manusia yang mau mengerti dan menghargai "bukan manusia yang pandai" yang diselimuti kemunafiqkan.
Dokumen yang disampaikan harusnya otentik, sesuai dengan data dan fakta serta realita, bukan omon omon yang menggelitik, membuat telinga jadi geli, inginnya tertawa, namun jadi mencerca, pertanyakanya, pernyataan (statmen) itu masukan dari mana, benarkah itu kajian akademis? apakah masukan dari pembisik atau hasil pesanan data dari salah satu lembaga?.
"Ini adalah situasi yang mengejutkan, bahkan ditertawakan oleh negeri tetangga konoha. Bagi yang mengerti Sinonim mengagetkan, merubah suasana hati. untuk mengkritik membicarakan isu-isu politik dan sosial dengan cara yang lebih ringan namun tetap bermakna. (Redaksi. MJ)


Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!