Menapaki Jejak 1 Muharram: Tahun Baru Islam dan Sejarah Hijriah

PIMRED
Publiser ~
0
Redaksi,
MITRAJATIM.COM
 - Dari peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW hingga penetapan kalender Hijriah oleh para sahabat, semuanya memiliki nilai spiritual yang luar biasa. Mari kita kupas fakta menariknya bersama.

Sejarah Penetapan Kalender Hijriah

Kalender Hijriah bukan sekadar penanggalan, tapi cerminan dari konsep waktu dalam Islam yang sangat bermakna. Penetapan kalender ini terjadi pada masa Khalifah Umar bin Khattab, sekitar 17 tahun setelah peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah.

Khalifah Umar bin Khattab menggagas sistem kalender Islam untuk mengatasi kekacauan administrasi akibat belum adanya patokan tahun yang baku.

Suatu ketika, beliau menerima dokumen resmi yang hanya mencantumkan nama bulan “Sya’ban” tanpa keterangan tahun, menimbulkan kebingungan apakah yang dimaksud adalah bulan sebelumnya, sedang berjalan (mendatang).

Persoalan serupa muncul melalui surat protes dari Gubernur Basra, Abu Musa Al-Asy’ari, yang mengeluhkan sulitnya mengarsipkan surat-surat pemerintahan karena tidak adanya catatan tanggal, bulan, maupun tahun pada dokumen-dokumen yang dikirimkan.

Menyikapi hal ini, Umar segera mengumpulkan para sahabat terkemuka seperti Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, dan tokoh berpengaruh lainnya untuk merumuskan sistem penanggalan yang dapat dijadikan acuan bersama untuk mengelola administrasi dan komunikasi umat Islam.

Dalam musyawarah bersama para sahabat, diputuskan bahwa penanggalan Islam dimulai dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Peristiwa inilah yang menjadi tonggak awal sejarah Hijriah dan menjadikan 1 Muharram sebagai permulaan tahun baru dalam kalender Islam.

Adapun Abu Bakar Ash-Siddiq tidak terlibat langsung dalam pembentukan kalender Hijriyah karena penanggalan Islam ini dibentuk pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab. Namun, peran sahabat nabi tersebut sangat penting di masa hijrah.

Peristiwa Penting Hijrah Nabi SAW

Hijrah bukan sekadar perpindahan fisik dari Makkah ke Madinah. Ini adalah bentuk perjuangan, strategi, dan kepemimpinan. Dalam perjalanan hijrah itu, Nabi SAW ditemani oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq, menempuh jalan yang berbahaya demi mempertahankan dakwah Islam.

Saat itu, Nabi Muhammad SAW dan para sahabat menghadapi tekanan berat di Makkah. Hijrah ke Madinah bukan pilihan mudah, tetapi keputusan strategis yang membutuhkan keberanian luar biasa. Di Madinah, mereka membangun fondasi masyarakat Islam pertama yang menerapkan nilai-nilai keadilan, persaudaraan, dan toleransi.

Momentum ini mengajarkan kita bahwa terkadang perubahan besar memerlukan keberanian untuk meninggalkan zona nyaman dan memulai dari awal. Peristiwa hijrah kemudian menjadi lambang transformasi kehidupan yang dijadikan fondasi dalam menetapkan sistem penanggalan Islam.

Makna 1 Muharram dan Keutamaannya

Tanggal 1 Muharram memiliki signifikansi mendalam sebagai waktu kontemplasi diri dan permulaan fase kehidupan yang segar. Secara bahasa, “Muharram” berarti bulan yang disucikan, di mana pada masa Arab Jahiliah pun bulan ini sudah dihormati dan dilarang untuk berperang.

Dalam Islam, Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram (suci) yang disebutkan dalam Al-Quran (QS. At-Taubah: 36).

Apa sih bulan haram itu? Bulan dimana Allah melarang peperangan, meningkatkan pahala amal kebaikan, tapi juga meningkatkan beratnya dosa maksiat. Jadi, bulan ini adalah waktu yang sangat tepat untuk lebih fokus beribadah dan menghindari hal-hal buruk.

Lalu, apa Keutamaan 1 Muharram dan bulan Muharram secara umum? Selain statusnya sebagai bulan haram, Rasulullah SAW menyebut Muharram sebagai “Syahrullah” (Bulan Allah), menunjukkan keagungannya.

Keutamaan 1 Muharram juga disebutkan dalam banyak hadis. Allah melipatgandakan pahala amal saleh di bulan ini, sekaligus melipatgandakan dosa bagi perbuatan maksiat. Maka, 1 Muharram adalah waktu terbaik untuk hijrah dari keburukan menuju kebaikan. (Red -MJ)

Posting Komentar

0Komentar

Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!

Posting Komentar (0)