Editorial, MITRAJATIM.COM - Mengutip dari kisah nyata seorang pegiat sosial sebut saja EY , Ia menceritakan tentang kunjuganya di kota Sumenep, Alun-alun Sumenep yang nampak rapi dan indah bikin para pengunjungnya betah, dan merasa nyaman, penataannya terlihat bagus dan indah dipandang mata.
Ia mengisahkan,kalau dibandingkan dengan kota kita sangatlah jauh berbeda dengan kota saya sendiri seperti di alun-alun kita, yang nampak kumuh dan terlihat jauh dari indah. ini sangat miris karna penataan para PKL masih terlihat salbut" tutur salah satu awak media yang sedang berkunjung di alun-alun kota lain.
"Drinya bercerita, saya betah duduk di alun-alun tersebut dari jam 19.00. malam sampai pukul 24.00 malam. Di tambah lagi dengan adanya hiburan musik yang bisa dibuat karaokean yang membuat pengunjung tambah betah," kisahnya.
Kisah ini juga disampaikan seorang jurnalis yang akrap dipanggil Udin, ia juga menyampaikan seperti yang dikisahkan saudari EY, ini sebagai pembanding untuk mengkritik demi perbaikan penataan kedepannya. (EY)


Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!