Activist Burnout: Bukan Sekadar Mitos, Tantangan Nyata Keberlanjutan Gerakan Sosial

PIMRED
Publiser ~
0

Editorial, MITRAJATIM.COM - Berbagai tantangan berat terkait penyusutan ruang sipil, ancaman keselamatan, hingga hambatan struktural dalam menyuarakan keadilan hukum dan sosial.


Tekanan emosional dan (burn-out) menjadi hal yang sering kita temui oleh sejumlah aktivis yang terlibat pada gerakan sosial. Kerentanan lainnya seperti intimidasi, ancaman, dan bulian menjadi tambahan tekanan bagi lembaga swadaya dan aktivis yang mengkritisi kebijakan.


Kegiatan yang perlu dilakukan untuk mendorong kesadaran akan kesejahteraan mental aktivisnya sehingga menciptakan gerakan sosial yang berkelanjutan.Perkumpulan sebagai simpul dari aktivisme dan gerakan LSM mencoba mengisi ruang kerja melalui kegiatan “Tektalks: Membedah Rasa.


Memahami perasaan ketika melihat kondisi sosial terkini? Pada momentum untuk memberikan wadah eksplorasi perasaan bagi aktivis muda, yang sering terabaikan pada keseharian mereka.


Terlepas dari tuntutan profesi atau pembahasan isu sosial, diharapkan dapat menjadi forum dengan memfasilitasi untuk menjawab berbagi tantangan dan perjuangan yang kemudian dituangkan melalui media online.


Kritik keras terhadap pemerintah daerah (pemda) sering kali dilayangkan karena pelayanan dan pengelolaan anggaran harus dioptimalkan, efisiensi yang salah sasaran butuh dievaluasi untuk diperbaiki.


Kritik terbuka dan konstruktif dianggap penting dalam sistem demokrasi sebagai mekanisme koreksi agar kebijakan serta alokasi anggaran di daerah lebih tepat sasaran. Mari bercermin, agar kita dapat melihat seperti apa wajah ibu kota daerah kita.


Belajarlah dari kesalahan dan kekurangan pemerintahan sebelumnya. jangan hanya berkata dan omon-omon, masyarakat butuh bukti, bukan janji, wacana, rencana tanpa fakta yang nyata ibarat pohon berbunga tak bisa berbuah. (Red - MJ)

Posting Komentar

0Komentar

Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!

Posting Komentar (0)