Mengungkap Fakta di Balik Berita

Debat Publik Pilkada Bondowoso, Salwa-Irwan dan Dhafir-Dayat Saling Obral Janji


Bondowoso,Mitra-Jatim.com- Debat publik pertama pasangan cabup) dan cawabup untuk Pilkada Bondowoso 2018 berlangsung di Gedung EDC (Education Development Center) Desa Poncoganti, Kecamatan Curahdami, Sabtu malam (21/4/2018). Dalam debat publik digelar KPU Bondowoso ini, dua pasangan cabup-cawabup Salwa Arifin-Irwan Bachtiar (Salwa-Irwan) dan Ahmad Dhafir-Hidayat (Dhafir-Dayat) saling mengobral janji program untuk Bondowoso lima tahun kedepan.

Pasangan nomor urut 1 Salwa-Irwan maupun pasangan nomor urut 2 Dhafir-Dayat sama-sama menyampaikan visi dan misi serta strategi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan bebas korupsi, peningkatkan pelayanan publik dan infrastruktur, peningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengurangi pengangguran. Kedua pasangan juga saling lempar pertanyaan dan kritik terhadap janji politik masing-masing.

Salwa-Irwan dalam debat publik yang dibagi enam sesi ini, salah satunya berjanji menempatkan kepala OPD secara selektif berdasarkan disiplin ilmu yang dimiliki. Sehingga, tidak ada lulusan pertanian menjadi kepala perhubungan dan bukan lulusan teknik menjadi kepala pekerjaan umum. Sedangkan, Dhafir-Dayat berjanji membuat standar operasional prosedur (SOP) yang wajib dijalankan semua PNS di Pemkab Bondowoso dan memperketat pengawasan kinerja aparat pengawasan intern pemerintah.

Rektor IAIN Jember, Prof, Babun Suharto salah satu panelis yang membuat pertanyaan Debat Publik Pilkada Bondowoso 2018 mengatakan, dua pasangan cabup-cawabup Bondowoso yang bertarung sama-sama menguasai materi. Baik masalah tata kelola pemerintahan, peningkatan pelayanan publik dan infrastruktir, dan peningkatan kesejateraan masyarakat maupun IPM. ”Kedua pasangan cabup-cawabup sama-sama memahami dan mendalami materi, sehingga sama-sama bagus,” katanya.

Dalam debat publik pertama ini, KPU Bondowoso menunjukkan tiga panelis dari unsur perguruan tinggi. Mereka adalah Rektor Universitas Jember (Unej) Moh Hasan, Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Jember, Dr.Ir. M. Hazmi, DESS; dan Rektor IAIN Jember Prof. Babun Suharto. (edo)


Share:

No comments:

Post a Comment

Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!

Iklan

- Pimred TMJ -

- Pimred TMJ -
Sumitro Hadi, SH.

Menabung Untung

- Berita Mitra Jatim -