Pengakuan Ganjar Tolak Timnas Israel: Bukti Loyalitas ke PDIP

Jakarta, mitrajatim.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengakui penolakan terhadap tim nasional sepak bola Israel pada laga Piala Dunia U-20 di Indonesia merupakan bagian dari pembuktian loyalitasnya kepada PDIP.

"Setidaknya iya (membuktikan loyalitas). Tidak hanya loyalitas kepada partai akan tetapi sikap kita juga yang sangat jelas secara konstitusional," ujar Ganjar dalam YouTube Najwa Shihab, Selasa (4/4).

Meski demikian, ia menyatakan upaya penolakan tersebut tak terkait tiket capres dari PDIP yang belum juga diturunkan kepada Ganjar hingga saat ini.

"Hari ini saya berpartai, menjadi gubernur dan tidak ada urusan dengan yang lain-lain. Orang boleh menilai apapun dari jawaban seperti itu tapi sampai hari ini faktanya demikian," tuturnya.

Ia juga menegaskan soal pencapresan dari partai moncong putih merupakan urusan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputi.

"Semua orang menunggu, kita tahu kalau urusan-urusan seperti itu adalah urusannya Bu Mega, selesai," kata dia.

Ganjar, bukan hanya dirinya yang menolak Timnas Israel.

Menurut Ganjar, sikapnya menolak Israel agar direstui sebagai capres PDIP hanyalah asumsi tak berdasar. Sebab, kata dia, kepala daerah yang menolak Timnas Israel bukan hanya dirinya.

"Orang kan menghubungkan itu seperti otak-atik ghatuk (cocoklogi). Coba saja diutak-atik biar dipas-pasin begitu," ucapnya.

Ganjar lantas mengingatkan sudah ada kandidat yang jelas-jelas akan dimajukan PDIP dalam Pilpres 2024. Meski demikian ia tak menyebutkan siapa nama kandidat itu.

"Sekali lagi kalau pada soal itu (restu capres PDIP), kandidatnya kan sudah jelas juga. Kalau umpamanya si kandidat ini ngomong ya (menolak Israel), DPD juga ngomong. Apa DPD mau maju?" ujar Ganjar.

Deklarator Ganjarian Spartan Ade Armando menduga penolakan Ganjar atas kehadiran Timnas Israel di Indonesia merupakan jebakan dari PDIP.

Namun, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membantah. Dia membeberkan enam alasan PDIP menolak kehadiran Israel di Piala Dunia U-20 Indonesia, sebelum belakangan resmi dibatalkan.

Enam alasan itu yakni ideologi, konstitusi, sejarah, hukum internasional dan kemanusiaan universal, serta kekuasaan sayap kanan Israel.

Sebelumnya, FIFA mengumumkan pencabutan status tuan rumah Piala Dunia U-20 dari Indonesia. Keputusan itu merupakan buntut penolakan sejumlah pihak terhadap keikutsertaan Timnas Israel. (Red)

Dikutip Dari : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20230405131829-32-933888/pengakuan-ganjar-tolak-timnas-israel-bukti-loyalitas-ke-pdip

Editor : Hari Eko Pramono
Publiser : Mitra Jatim

Posting Komentar

Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!

Lebih baru Lebih lama