-->

BREAKING NEWS !!!

Polisi Resmi Larang Naik Motor Pakai Sandal Jepit

Jakarta mitrajatim.com - Kakorlantas Polri, Irjen Firman Shantyabudi baru saja memberlakukan larangan penggunaan sandal jepit saat berkenda...

Tiga Organisasi Wartawan Desak Polisi Usut Tuntas Penganiayaan Wartawan di Jember

Tiga Organisasi Wartawan Desak Polisi Usut Tuntas Penganiayaan Wartawan di Jember

PERAWATAN: Oryza A Wiarawan, wartawan media online beritajatim.com korban penganiayaan.
Jember,mitra-jatim.com- Peristiwa penganiayaan terhadap seorang wartawan media online beritajatim.com, Oryza Ardiansyah Wirawan oleh penonton dan pemain saat menjalankan tugas melipur pertandingan sepakbola lanjutan Liga 3 PSSI Jatim di Stadion Sport Garden Jember, Rabu sore kemarin (4/7/2018) mendapat reaksi keras dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jember, Aliansi Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tapal Kuda, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember. Tiga organisasi wartawan atau jurnalis ini mengecam aksi penganiayaan dengan pemukulan dan tendangan terhadap wartawan yang menjalankan tugas meliput kejadian atau peristiwa.

”Kami mengecam tindakan kekerasan terhadap jurnalis atau wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik yang dilindungi oleh Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Peristiwa kemarin itu, menambah panjang daftar tindak kekerasan terhadap jurnalis di Kabupaten Jember yang sedang menjalankan tugasnya,” kata Friska Kalia, Ketua AJI Jember, Kamis (5/7/2018) seperti dilansir sejumlah media online.

Karena itu, lanjut Friska, AJI Jember mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas para pelaku tindak kekerasan terhadap wartawan media online beritajatim.com itu. ”AJI Jember juga meminta aparat kepolisian mengusut panitia pelaksana pertandingan sepak bola dan mengevaluasi pengamanan pertandingan, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi saat digelar pertandingan sepakbola di Jember,” tegasnya..

Di sisi lain, Friska mengatakan, AJI Jember mengimbau seluruh jurnalis atau wartawa untuk bekerja secara profesional dan tetap patuh pada UU Pers.  Selain itu, patuh pada kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugasnya di lapangan. ”Hal ini penting dilakukan jurnalis atau wartawan untuk memperlancar tugas saat meliput peristiwa atau kejadian di lapangan,” katanya.

 Ketua IJTI Tapal Kuda Syaiful Kusmandani juga mendesak aparat kepolisian dan Denpom TNI segera turun tangan mengusut tuntas pelaku tindak kekerasan terhadap wartawan beritajatim.com, Oryza Ardiansyah Wirawan. ”Kami IJTI Tapal Kuda juga mendorong Dewan Pers dan juga Komnas HAM turun tangan mengusut tuntas tindakan kekerasan yang mengancam keselamatan jurnalis atau wartawan, agar peritiwa yang menimpa rekan kami ini tidak terjadi lagi,” katanya.

PWI Jember yang mendampingi Oryza melaporkan kasus tindak kekerasan ke Mapolres Jember, juga mendesak kasus ini diusut tuntas. ”"Kami mengutuk keras dan menyesalkan peristiwa kekerasan yang dialami oleh rekan kami anggota PWI Jember itu. Karena itu, kami mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tindak kekerasan ini,” kata Sigit Edy Maryanto, Ketua PWI Jember. Dia juga mendesak Denpom TNI melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya yang diduga terlibat melakukan kekerasan terhadap wartawan Oryza. ”Juga, kami meminta PSSI menjatuhkan sanksi terhadap pemain dan klub Sindo Dharaka,” pungkasnya. (edo)

0 Response to "Tiga Organisasi Wartawan Desak Polisi Usut Tuntas Penganiayaan Wartawan di Jember "

Posting Komentar

Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel