-->

BREAKING NEWS !!!

Polisi Resmi Larang Naik Motor Pakai Sandal Jepit

Jakarta mitrajatim.com - Kakorlantas Polri, Irjen Firman Shantyabudi baru saja memberlakukan larangan penggunaan sandal jepit saat berkenda...

Pakde Karwo, Pimpin Rapat APPSI, Setrategi Sukses Perdagangan Antar Daerah

Pakde Karwo, Pimpin Rapat APPSI, Setrategi Sukses Perdagangan Antar Daerah

Gambar terkait

Jakarta, mitra-jatim.com - Rapat kerja Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Gubenur Jawa Timur Soekarwo, yang akrab dipanggil Pak de Karwo ini, memimpin rapat kerja di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Dalam kesempatan itu, Pak de Karwo berbagi strategi sukses untuk meningkatkan perdagangan antar daerah yang disampaikan dihadapan para gubernur se-Indonesia.
Pakde Karwo yang juga Ketua Umum APPSI mengatakan, melalui strategi yang tepat dan inovatif, perdagangan antar daerah dijalankannya meningkat 133,55 % dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Selain itu, neraca perdagangan antar daerah Jatim juga mengalami surplus sebesar Rp 164,49 triliun pada tahun 2017, serta surplus Rp 101,15 triliun pada semester I tahun 2018.
"Indonesia merupakan negara kepulauan. Karena itu, strategi perdagangan yang kami lakukan adalah memperkuat pasar domestik dengan model ekonomi negara kepulauan," ujarnya.

Pakde Karwo menambahkan, implementasi dari strategi tersebut di antaranya adalah membangun 26 Kantor Perwakilan Dagang (KPD) di 26 provinsi di Indonesia.
Tujuannya yakni untuk mendukung dan memfasilitasi kerja sama perdagangan, baik antara pemerintah dengan pemerintah atau government to government (g to g), serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dalam bentuk business to businesss (b to b).

Tindak lanjut government to government, lanjut Pakde Karwo, pihaknya melakukan MoU dengan pemerintah provinsi lain untuk melakukan pertukaran informasi perdagangan, peningkatan pemasaran melalui KPD, pelaksanaan bidang pemasaran, fasilitasi pelaksananaan misi dagang, dan pelaksanaan kerja sama secara teknis lewat Kadin di masing-masing daerah.

"Lanjut Pak de Karwo untuk government to government, pihaknya melakukan MoU dengan pemerintah provinsi lain untuk melakukan pertukaran informasi perdagangan, peningkatan pemasaran melalui KPD, pelaksanaan bidang pemasaran, fasilitasi pelaksananaan misi dagang, dan pelaksanaan kerja sama secara teknis lewat Kadin masing-masing daerah.

Untuk b to b, dilakukan promosi kegiatan pameran dagang seperti yang dilaksanakan pada hari ini di Hotel Borobudur. Hasilnya sungguh luar biasa, sampai pukul 11.00 WIB sudah tercapai transaksi sebesar Rp 912 miliar. Kami optimistis sampai jam 12.00 WIB nanti akan tercapai transaksi Rp 1 triliun,” lanjutnya.

Strategi berikutnya, lanjut Pak de adalah melalui kerja sama dengan Kadin dan Cooperative Trading House (CTH) dengan cara memfasilitasi misi dagang ke seluruh Indonesia.
Dalam misi dagang tersebut, delegasi Jatim membawa komoditi utama seperti beras, pupuk, buah, sayur, bibit, serta produk olahan makanan dan minuman (mamin).
Tujuannya, memiliki komoditi yang dibutuhkan Jatim, seperti cengkeh, kopi robusta, dan lada.

“Pada tahun 2018, kami melakukan misi dagang beberapa provinsi, seperti Banten, dengan total transaksi Rp. 1,28 triliun. Kemudian ke Sumatera Utara dengan nilai transaksi Rp. 414 miliar. Tak hanya itu, kami juga mengikutsertakan produk-produk lokal serta UMKM kami untuk ikut berpartisipasi dalam pameran di provinsi lain. paparnya.

Strategi selanjutnya adalah melakukan optimalisasi Sistem Informasi Perdagangan Antar Provinsi (SIPAP). Sistem ini memberikan input data dan informasi perdagangan antar provinsi, edangkan outputnya adalah memberikan informasi barang masuk-keluar secara real time, sekaligus memetakan potensi dan kebutuhan antar daerah.
Outcome-nya adalah daerah dapat mengetahui komoditi subtitusi impor bahan baku atau penolong,” jelas Pakde Karwo.

Pak de Karwo menyampaikan, strategi lainnya adalah untuk memperkuat ekonomi digital menyambut revolusi industri 4.0.
Satu di antara langkahnya dengan menghadirkan digital economy smart system, seperti e-raw material untuk memperkuat Smart Industri.
Lalu Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (SISKAPERBAPO) untuk memperkuat Smart Perdagangan. terangnya.

"Kami juga telah membuat marketplace yang berfungsi sebagai bridging IKM Jatim terhadap marketplace berskala nasional, seperti bukalapak. Kerjasama dengan bukalapak juga telah dituangkan dalam MoU, salah satu poinnya adalah untuk meningkatkan kualitas, potensi, dan mengakomodasi produk IKM kami, serta memperkuat UKM ritel di Jatim dengan membuka Warung Bapok,” tambahnya.

Lebih lanjut Pakde Karwo menyampaikan, Pemprov Jatim akan terus memperkuat digital marketing bersama bukalapak.
"Saat ini saja sudah ada 1.294 IKM yang menjadi pilot project bersama bukalapak. Kami menargetkan ada 270.000 IKM yang menyusul bergabung. Potensi ekonomi digital ini sangat besar, sebab jumlah UMKM di Jatim mencapai 12,1 juta". tegasnya.

Dikesempatan yang sama, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan, satu upaya peningkatan perdagangan antar daerah dapat dilakukan melalui kerja sama pertukaran informasi terkait ketersediaan komoditas strategis nasional.
Informasi tersebut harus tersedia dalam aplikasi yang bisa diakses oleh setiap daerah.

"Jadi seluruh daerah, mulai provinsi, sampai kabupaten/kota memiliki informasi produksi komoditi, harganya, dan ketersediaannya. Dengan informasi itu, kita bisa dengan cepat mengetahui dan memanfaatkan kelebihan produksi dari suatu daerah untuk dikirimkan ke daerah yang kekurangan. Ini akan sangat membantu untuk mengatasi problem demand and supply yang muncul,” katanya.

Rapat kerja APPSI akan berlangsung selama tiga hari (5-7 Desember 2018) ini dihadiri pula oleh Ketua Dewan Pakar APPSI, Rya’as Rasyid dan anggota Dewan Pakar APPSI, Aviliani. (tim*)




0 Response to "Pakde Karwo, Pimpin Rapat APPSI, Setrategi Sukses Perdagangan Antar Daerah"

Posting Komentar

Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel