Mengungkap Fakta di Balik Berita

Endapan lumpur Paska Banjir Di Sempol Ijen Bondowoso

Hasil gambar untuk banjir bondowoso"
Redaksi Mitra Jatim - Banjir bandang yang melanda Sempol Kecamatan Ijen Bondowoso penyebanya banyak faktor, Selain penerbitan izin untuk perkebunan rakyat di lahan milik perhutani tersebut juga menjadi pemicu terjadinya bencana banjir, juga kesadaran masyarakat sekitar yang menjadi akar permasalahan serius. (30/1/2020)

"Bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Ijen Bondowoso salah satu faktor penyebabnya karena masifnya perambahan hutan. Perambahan hutan untuk kawasan perkebunan telah berkontribusi terhadap lajunya deforestasi hutan sehingga menjadi faktor paling mempengaruhi terhadap bencana banjir yang terjadi.

Hasil gambar untuk gambar banjir sempol ijen bondowoso"
Informasi yang dihimpun tim Mitra Jatim sebelum terjadi banjir bandang menerjang permukiman warga di kawasan dekat perkebunan kopi, karena terjadi hujan deras di daerah hulu, dan dikawasan Gunung Suket. Hujan terus mengguyur selama kurang lebih dua jam, karena tidak ada pepohon yang hidup diatas karena tanah berpadas, membuat curah hujan yang mengguyur langsung mengalir kedataran rendah yang banyak  rumah permukiman warga.

Warga tidak menduga terhadap datangnya banjir bandang yang tiba tiba menerjang rumah mereka, banjir yang menghanyutkan rumah warga yang terdampak banjir bandang diperkirakan ada 200 rumah lebih, namun itu masih data sementara karena kami bersama petugas lainnya masih melakukan pendataan. Untuk korban jiwa sementara tidak ada

Derasnya Air bercampur lumpur  disertai batang kayu ikut hanyut menghantam pemukiman warga secara tiba-tiba, membuat warga berteriak dan berlarian menyelamatkan diri dari terjangan banjir.

Tim tanggap bencana (Tagana)  meluncur dan sigap membantu masyarakat yang terdampak banjir di desa Sempol Kecamatan Ijen, Bondowoso.

Banjir yang datang secara tiba tiba menerjang Desa Sempol Kecamatan Ijen ini merupakan musibah, namun disinyalir akibat dari dampak banjir ini kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem pelastarian hutan.


Hasil gambar untuk gambar banjir sempol ijen bondowoso"
Kita tahu, hutan memiliki banyak manfaat bagi manusia. Selain untuk melepaskan oksigen, menangkap partikel bebas di udara, hutan juga memiliki fungsi hidrologis yang berperan sebagai penyimpan/ mengikat air kemudian mengatur peredarannya dalam bentuk mata air. Selain itu hutan memiliki manfaat klimatologis atau mengatur iklim. Dengan adanya hutan, maka kelembaban dan suhu udara bisa tetap stabil dan tetap terjaga serta mengurangi tingkat penguapan air dari dalam tanah.

Sayangnya, manfaat hutan yang begitu kaya akan manfaat, tidak pernah diperhatikan oleh pengambil kebijakan (Pemerintah Daerah). Kebijakan yang serampangan dalam penerbitan izin dan tanpa mempertimbangkan aspek lingkungan telah melahirkan banjir dimana-mana.

Dalam hal ini, Pemerintah lalai dan harus bertanggung jawab atas banjir yang terjadi di Kecamatan Ijen Bondowoso, yang sangat merugikan masyarakat yang terdampak bencana. (tim)
Share:

No comments:

Post a Comment

Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!

Iklan

- Pimred TMJ -

- Pimred TMJ -
Sumitro Hadi, SH.

Menabung Untung

- Berita Mitra Jatim -