-->

BREAKING NEWS !!!

4 Kasun Dipecat oleh Kades di Bondowoso, Konflik Batin Internal Keluarga Pasca Pilkades

Bondowoso, mitrajatim.com   – Pemecatan empat kepala dusun oleh Kepala Desa Kasemek, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso menuai sorota...

Janda Berputra Dua Minta Pendampingan LSM BPPI DPD Tuban

Janda Berputra Dua Minta Pendampingan LSM BPPI DPD Tuban


Tuban, Mitrajatim.com
 -.Bermaksud mengadu nasib di Surabaya, seorang janda berinisial MRN (40 thn) warga Desa Gesikan kec, Grabagakan Tuban, pada (14/09/2020) pergi ke Surabaya dengan tujuan mencari pekerjaan untuk menghidupi keluarganya.

"Untung tak bisa diraih dan malangpun tak bisa di elakkan, sesampainya di Surabaya bertemu dengan wanita paroh baya yang sebelumnya tidak pernah kenal, wanita paroh baya tersebut mengaku bisa membantu memasukan bekerja di PT. HK, Krian Sidoarjo, sebagai jasanya wanita tersebut minta imbalan uang 300 ribu  rupiah.

Ketika awak media Mitra jatim mengkonfirmasi korban dikediamannya Desa Gesikan, kec Grabagan Tuban, pada Sabtu 1 Oktober 2020, janda beranak dua itu menjelaskan; Awalnya saya di Surabaya itu ketemu wanita paroh baya sedianya menolong saya untuk bekerja di PT HK, Krian Sidoarjo, lalu dia minta imbalan berupa uang tunai sebesar 300 ribu rupiah, tetapi saya baru bayar seratus ribu rupiah dan sisanya dua ratus ribu rupiah akan saya bayar setelah saya bekerja, kemudian saya di tapung di penapungan PT HK, selama 14 hari guna antisipasi covid 19."jelasnya.

Selanjutnya dia menambahkan, didalam penapungan saya menjalani selama satu minggu, karena saya  tidak betah (krasan) di penapungan lantas saya minta untuk pamit pulang ke Tuban. Saya tidak di izinkan pulang mas, di izinkan pulang dengan catatan saya harus bayar uang sejumlah (empat juta rupiah) dulu, kemudian keluarga saya mengadu pada LSM BPPI, DPD Tuban." tambahnya.

"Saya bertrima kasih kepada LSM BPPI DPD Tuban, yang telah membantu saya, tanpa di bantu LSM BPPI,saya tidak bisa pulang mas, kalau tidak bayar uang 4 juta, karena saya di jemput LSM BPPI, jadinya saya bisa pulang kerumah," Tuturnya.

Ditempat terpisah, Ketua LSM BPPI DPD Tuban Sulaiman membenarkan bahwa keluarga MRN datang di kantornya guna meminta tolong melakukan penjeputan pada keluarganya yang ada di penapungan PT HK Krian Sidoarjo.

"Memang benar mas keluarga MRN datang di kantor kami untuk meminta tolong menjemput MRN yang ada di penapungan PT  HK, saya membantu dia karena panggilan jiwa, menurut pengakuan keluarga MRN, yang bersangkutan di izinkan pulang dengan catatan harus bayar uang tunai 4 juta,dengan dasar itu kami berangkat untuk melakukan penjemputan, " jelasnya kepada awak media Mitrajatim.

Pria yang akrab dipanggil mbah Leman itu mensyukuri,  Kami bersyukur kepada Tuhan," karena bisa sedikit membantu warga  yang membutuhkan kami, pada awalnya yang bersangkutan (MRN) diperbolehkan pulang,setelah bayar uang senilai 4 juta, akan tetapi setelah kami lakukan  pendekatan dan argumentasi, akhir yang bersangkungtan diizinkan pulang tanpa bayar sepersenpun," Kata mbah Leman.

Saat berita ini di turunkan, fihak PT HK di hubungi via telpon seluler, tidak ada jawaban.(Msp/ Iml).

0 Response to "Janda Berputra Dua Minta Pendampingan LSM BPPI DPD Tuban"

Posting Komentar

Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel