"Jebonya infrastruktur jembatan yang sangat vital ini merupakan dampak dari intensitas hujan deras yang terus mengguyur wilayah kota Bondowoso dalam sepekan terakhir, serta diperparah oleh penanganan yang kurang maksimal.
Menurut penuturan warga sekitar, tanda-tanda jembatan yang semula retak sebenarnya sudah terpantau sejak lama. Retakan pada fondasi dan erosi tanah di sisi jembatan telah dilaporkan berkali-kali, namun respons yang diberikan pemerintah berupa perbaikan sesaat.
Abrolnya Jembatan Nangkaan dilaporkan pada sore hari Senin, 23 Febuari 2026, jembatan tersebut merupakan akses jalan yang sangat vital bagi masyarakat transformasi untuk menunjang perjalanan ekonomi masyarakat.
"Lalu lintas terhambat, pengendara motor dan mobil kini harus memutar jauh, sementara masyarakat mencari jalan untuk menuju kota Bondowoso, maupun sebaliknya perjalanan ke arah Jember.
Petugas dari BPBD dan dinas terkait telah berada di lokasi untuk memasang garis pengaman, serta mengurai kepadatan pengguna jalan yang melintas. (Sh- MJ)


Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!