Bertahun-tahun trotoar fasum (fasilitas umum), tersebut ditempati lapak pedagang buah-buahan yang berjajar diatas trotoar, sehingga pejalan kaki merasa tidak nyaman saat melalui trotoar karena terhalang oleh lapak penjual buah, para pejalan kaki memilih turun ke badan jalan beraspal yang rawan dan bisa timbul kecelakaan.
"Belum lagi pohon besar di belakang lapak buah sudah trmakan usia karena lapuk, adanya pohon besar tersebut bisa membahayakan lapak buah dan lingkungan sekitar..
Di bawah trotoar terdapat gorong gorong saluran air, saat musim penghujan saluran air tersebut tersumbat, tidak bisa mengalir karna terhalangi oleh akar-akar pohon yang bisa berakibat banjir" Ucap warga.
"Senada dengan hal tersebut, banyak warga mengeluhkan kondisi yang bertahun tahun belum ada tidakan dari pemerintah daerah. Diharapkan dinas terkait bertindak agar penataan kota tidak terlihat kumuh,".Tuturnya.
Pemerintah Bondowoso diharapkan meninjau dan mengkaji keberadaan lapak buah didepan Mapolres Bondowoso.keberadaan lapak tersebut menggagu pemandangan kota.
"Kami warga Bondowoso meminta supaya pemerintah bertindak tegas terhadap lapak buah ilegal, Hak kami sebagai pejalan kaki, di tambah lagi adanya warung di sebelah pasar buah. yang mengganggu jalanya aktifitas masyarakat. (Er - MJ)


Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!