" Ia menyampaikan bahwa; BTT Bondowoso mengalami lonjakan anggaran yang signifikan dari 3-4 milyar menjadi 13 milyar.yang dibarengi dengan pemangkasan anggaran infra struktur serta rendahnya serapan dana dilapangan.
Pos BTT melonjak tajam dalam P-APBD saya nilai berpotensi menjadi "anggaran abu abu" tanpa rincian indikator penggunaan yang transparan pada publik.," kata Edy wahyudi.
"Pembengkakan BTT terjadi bersamaan dengan pemangkasan anggaran pekerjaan infrastruktur jalan sehingga banyak menuai kritik tajam, terkait skala prioritas pemerintah daerah, Bupati Bondowoso jangan seenaknya, dalam membuat kebijakan, namun harus tepat sasaran dalam pengalokasiannya/ transparan," lanjut Edy
Minimnya transparansi dan akuntabilitas ini menjadi kan banyak kalangan tidak percaya lagi pada kebijakan pemerintah, masalah tersebut menuai kritik keras dari LSM AKP.
"Edy wahyudi mendesak pemerintah agar alokasi dana darurat ini tidak sekedar menjadi dalih tehnis penganggaran saja, melainkan benar benar dikelola secara akuntabel dan tepat sasaran. Ia menuturkan; masih banyak yang membutuhkan anggaran dari sisi perbaikan, jembatan yang rusak diberbagai tempat, ditambah faktor kekeringan.
Menutup wawancara, Edy berpesan jika pemerintah tidak transparan pada publik maka besar kemungkinannya demo tetap dilaksanakan sebagai bentuk kekecewaan pada sistim pemerintahan yang bersifat oligarki. Tutupnya. (Tim -MJ).


Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!