Mengungkap Fakta di Balik Berita

Juara III Turnamen Pencak Silat Antar Pelajar Bupati Cup 2018 Hanya Dapat Medali Senilai 10 Ribuan

foto pelaksanaan turnamen Pencak Silat Bupati Cup 2018

Bondowoso, mitra-jatim.com – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur menggelar turnamen bertajuk Bupati Cup di Gelanggang Olah Raga (GOR) Pelita, Jumat, (28/12/2018).
Turnamen yang berlangsung hingga 31 Desember 2018 itu di ikuti 758 atlet pencak silat. Hal itu dilombakan guna menjaring bibit atlet baru dalam dunia pencak silat sekabupaten Bondowoso.

Ketua IPSI Kabupaten Bondowoso, Sunargi mengatakan, atlet-atlet yang mengikuti turnamen Bupati Cup merupakan pelajar SD hingga SMA dari seluruh wilayah Bondowoso.
Menurut Sunargi, mereka akan mengikuti beberapa kelas perlombaan. Diantaranya, kelas A hingga kelas bebas baik perempuan dan laki-laki. Serta satu kelas seni tunggal.

Turnamen tersebut, diselenggarakan tidak hanya mencari juara. Tetapi untuk mencari bibit baru yang nantinya akan mewakili Bondowoso di ajang Popda hingga jenjang Porpov, serta kejuaran Nasional lainnya. Di samping itu, Melalui turnammen yang diselenggarakan, hal itu untuk menanamkan pendidikan karakter kepada genarasi muda.

"Tetapi dibalik hingar bingar penyelenggaraan turnamen Pencak Silat serta seleksi untuk mencari bibit atlit untuk mewakili Bondowoso. Sangat disyangkan, juara Pencak Silat antar Pelajar tersebut, hanya mendapatkan reward berupa medali yang nilaianya tidak lebih dari 10 ribuan.
foto medali
Disisi lain, Sumitro Hadi Wali Siswa Aura Safina Ramadani yang menyabet juara III Turnamen Bupati Cup Pencak Silat Antar Pelajar tingkat SD di Bondowoso, hanya mendapat Kalung Medali seperti mainan anak-anak yang dijual di pedagang asongan.

Dalam hal ini “KONI maupun IPSI benar-benar kurang menghargai prestasi anak, kami tidak mengharapkan hadiah, paling tidak, bagi siswa yang berprestasi diberikan pengganti untuk minum. Tetapi minimal hadiah atlit yang menyabet juara dapat berupa medali yang layak atau sekedar uang jajan buat anak-anak penyabet juara. Bukan medali seperti mainan anak yang dijual di pedagang asongan”, kata Sumitro dengan geram.

Ia juga menambahkan, “Untuk dapat bertanding dan merebut juara, seorang anak mempersiapkan latihan berminggu-minggu. Tetapi setelah mendapatkan prestasi, KONI maupun IPSI seakan tutup mata, dan menganggap medali kelas pedagang asongan sudah cukup untuk diberikan kepada atlit yang berprestasi. Parahnya lagi, Panitia Turnamen Bupati Cup Pencak Silat 2018, tidak menyediakan konsumsi bagi para peserta, terutama atlit anak tingkat SD. Peserta harus mencari makan sendiri diluar gedung, karena Panitia tidak menyediakan konsumsi”, lanjut ketua LSM Forum Peduli Masyarakat (FPM) sekaligus Pimpinan Redaksi Tabloid Mitra Jatim.

“Hibah KONI Tahun Anggaran 2017 mencapai 2,9 Milyar dan Tahun Anggaran 2018 mencapai 2,3 milyar, sedang saat kami konfirmasikan kepada beberapa Organisasi Cabang Olahraga masih banyak yang kurang atau tidak menerima dana binaan untuk atlit. Ini perlu diduga, ada yang tidak beres tentang pengelolaan dana KONI Bondowoso, karena ada dana sebesar itu per tahun, belum lagi sumber dana yang dari APBD I atau APBN. Tetapi penghargaan kepada atlit lokal sangatlah tidak layak,” Ujar Sumitro.

"Peserta juga dikenakan biaya pendaftaran Turnamen Bupati Cup sebesar Rp. 50.000,- per peserta, jika peserta sejumlah 750 orang bearti ada dana 37,5 juta masuk ke panitia. Dibantu oleh KONI sebesar 25 juta, sehingga total dana masuk ke panitia Turnamen Pencak Silat Bupati Cup sebesar Rp. 62,5 juta".

“Kami juga menyadari, keterbatasan dana KONI yang harus dibagikan kepada 25 organisasi cabang olahraga se Bondowoso, tetapi jika medali senilai 10 ribuan, ini sudah tidak masuk akal dan membuat atlit malas meningkatkan prestasinya. Jelas dalam hal ini pihak KONI gagal dalam memberikan motivasi dan binaan kepada atlit lokal”, pungkasnya.

Sampai berita ini di turunkan, Mitra Jatim belum mendapatkan konfirmasi dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Bondowoso dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) cabang Bondowoso. (*)
Share:

No comments:

Post a Comment

Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!

Iklan

- Pimred TMJ -

- Pimred TMJ -
Sumitro Hadi, SH.

Menabung Untung

- Berita Mitra Jatim -