"Antrean tersebut berlangsung selama kurang lebih empat hari terakhir. Kondisi ini disinyalir berkaitan dengan terganggunya distribusi BBM akibat kemacetan panjang yang sebelumnya terjadi di kawasan Ketapang, Banyuwangi.
Panjangnya antrean ini membuat banyak warga memilih mencari alternatif. Banyaknya masyarakat yang tidak ingin menghabiskan waktu untuk mengantre, beralih membeli BBM jenis Pertamax.
"Sebagian masyarakat yang tidak mau berlama-lama antre, akhirnya memilih Pertamax," Ujar Arief warga Bondowoso.
"Ironisnya, beberapa hari belakangan banyak pengecer BBM disejumlah pengecer BBM di beberapa desa dan daertah kota mengalami kekosongan ahan bakar minyak (BBM).
Di sisi lain, antrean panjang di semua SPBU di Bondowoso, mendorong sebagian masyarakat membeli BBM, melalui pedagang eceran. Namun, membuat tersentak, harga yang harus dibayar masyarakat cenderung lebih tinggi, per liter capai Rp.25.000.ribu. Bila hal tersebut tidak segera ditindak, hal ini akan berdampak pada masyarakat luas. (Kusnadi -MJ)


.jpeg)
Terimakasih atas tanggapan dan komentar anda, kami team Redaksi akan menyaring komentar anda dalam waktu dekat guna kebijakan komonikasi untuk menghindari kata kata kurang pantas, sara, hoax, dan diskriminasi.
Dalam jangka waktu 1x24 jam segera kami balas
Kami tunggu saran dan kritikannya, salam !!!